Mahasiswa Pendidikan Matematika UMS Berhasil Lolos PKM Pendanaan Dikti 2022

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pendidikan Matematika UMS berhasil lolos pendanaan dikti 2022 menggunakan artikel ilmiah yang berjudul “Strategi Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi CoViD-19 Melalui Peran Keluarga”. PKM ini termasuk dalam kategori PKM-AI (Artikel Ilmiah). Tim PKM ini beranggotakan Charomah Sri Setianing Rahayu, Zaida Nur Rofi’ah, Hety Dwi Agus Setyaningrum, Dwi Bela Febryanti dengan Dosen Pembimbing Ibu Sri Rejeki, M.Pd., M.Sc.

Berdasarkan wawancara dengan tim PKM, pemilihan judul tersebut dilatarbelakangi adanya dampak signifikan pandemi COVID-19 terhadap pendidikan di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, selama masa pandemi COVID-19, seluruh sekolah menerapkan pembelajaran secara daring. Selain berdampak terhadap nilai akademik, hal tersebut juga berdampak terhadap nilai-nilai karakter. Selama kuliah secara daring, tim PKM sering memperhatikan lingkungan di sekitar di mana banyak anak Sekolah Dasar (SD) yang waktunya lebih banyak untuk bermain dan kurang pengawasan dari orang tua. Hal tersebut dimungkinkan berdampak pada nilai karakter anak, karena tidak semua keluarga menerapkan atau memberikan edukasi terkait nilai karakter. Hal ini berbeda dengan ketika mereka berada di lingkungan sekolah yang memiliki tata tertib atau peraturan agar dapat mengoptimalkan pendidikan karakter bagi siswa. Maka dari itu, tim PKM memutuskan mengambil judul tersebut.

Tujuan dari PKM-AI tersebut yaitu untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dapat berkembang selama pembelajaran daring dan strategi penguatan pendidikan karakter pada siswa SD selama pembelajaran di rumah dengan pendampingan orang tua atau anggota keluarga lainnya. Secara singkat, isi artikel ilmiah PKM-AI tersebut adalah tentang strategi penguatan pendidikan karakter siswa SD di masa pandemi COVID-19 melalui peran keluarga. Tim PKM memperoleh data dari hasil survei melalui google form dan wawancara terhadap orang tua siswa di SD Negeri Gantiwarno, Klaten.  Dari data survei dan wawancara orang tua siswa, diperoleh kesimpulan bahwa berdasarkan perspektif orang tua, siswa yang mampu mengembangkan karakter religius cukup rendah yaitu 20% dan siswa yang mampu mengembangkan kreatif sebesar 30%. Sementara itu, 90% siswa mampu mengembangkan karakter komunikatif dan peduli sosial serta 100% siswa mampu mengembangkan karakter jujur, toleransi, disiplin, rasa ingin tahu, dan cinta damai.

Dari hasil wawancara dengan beberapa orang tua siswa, tim PKM menyimpulkan adanya strategi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran daring melalui peran keluarga. Strategi tersebut adalah :

  1. Memberikan teladan penerapan nilai-nilai karakter di dalam keluarga.
  2. Mendukung kegiatan positif siswa untuk pengembangan nilai-nilai karakter.
  3. Menerapkan sistem kontrol perilaku siswa di dalam keluarga yang menunjukkan representasi nilai-nilai karakter.

Orang tua berperan besar bagi pembentukan karakter anak terutama yang masih menginjak SD. Hal ini dikarenakan anak selalu merekam dan menirukan apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Maka dari itu, orang tua wajib memberikan contoh yang baik bagi anaknya serta menyaring dan mengoreksi karakter anak yang terbentuk karena meniru lingkungan sekitarnya. Faktor lingkungan juga memiliki pengaruh cukup besar karena siswa SD cenderung meniru sikap teman sepermainannya dan tidak mau kalah satu sama lain. Namun, hal tersebut masih bisa ditangani dengan peranan orang tua di dalamnya. Belajar selama di rumah dengan orang tua atau keluarga yang lain mampu menguatkan beberapa nilai karakter siswa SD.

Menurut penuturan tim PKM, untuk memaksimalkan peluang agar artikel PKM-AI lolos pendanaan dikti, terdapat tips dan trik yang dapat diterapkan. Pertama, dalam penyusunan PKM-AI harus didasarkan dengan fakta dan sumber yang kuat. Oleh karena itu, perlu membaca banyak referensi yang relevan dengan topik ilmiah yang akan ditulis. Kedua, dalam penyusunan PKM-AI harus menggunakan diksi yang tepat dan kalimat original. Hal tersebut bertujuan agar tulisan tidak terkena plagiarisme. Ketiga, file PKM-AI yang diunggah harus benar-benar sesuai dengan format buku panduan PKM ter-update. Keempat, terus semangat belajar dan pantang menyerah meskipun mungkin menemui kegagalan, karena seperti kata pepatah “failure leads to success”.