Kenalkan Metode Pembelajaran Matematika dan IPA menyenangkan, Tim Dosen UMS melaksanakan pengabdian bersama guru SD/MI Kabupaten Sragen

SRAGEN, 9 Agustus 2025- Pembelajaran Matematika dan IPA di sekolah dasar di kabupaten Sregan masih menghadapi tantangan. Sebagian besar pembelajaran masih cenderung teoretis, kurang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, serta minim pemanfaatan teknologi dan media interaktif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemahaman dan minat siswa terhadap Matematika dan IPA.  Hal ini merupakan hasil analisis situasi yang dilakukan bersama Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD/MI Kabupaten Sragen.

Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat yang diketuai oleh Nuqthy Faiziyah, S.Pd., M.Pd., bersama anggota Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Muhammad Noor Kholid, M.Pd., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Penerapan Pembelajaran STEAM-Project Based Learning untuk Pembelajaran Matematika dan IPA Sekolah Dasar yang Menyenangkan”.

Kegiatan ini bentuk dukungan terhadap penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang). Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagaimana tertuang dalan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya dalam upaya penguatan ekosistem riset dan inovasi yang berorientasi pada kemajuan teknologi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengabdian ini bekerja sama dengan Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD/MI Kabupaten Sragen yang telah dimulai Bulan Juli hingga Desember 2025.

Tahap pertama, kegiatan difokuskan pada sosialisasi dan diskusi bersama mitra sekaligus menjaring masukan dan kebutuhan dari sekolah-sekolah mitra. Sosialisasi melibatkan Kepala Sekolah dari SD Muhammadiyah Sragen, SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Taraman, Drs. Supono, M.Pd selaku Ketua PCM Kecamatan Sragen, dan Drs. Sumadi selaku Dikdasmen PDM Sragen. Diskusi ini menjadi langkah awal dan fondasi penting untuk perencanaan serta pelaksanaan kegiatan pengabdian berikutnya.

Drs. Sumadi selaku Dikdasmen PDM Sragen menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Menurutnya, kerja sama antara FKKS SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Sragen dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merupakan langkah yang sangat positif dan perlu terus dilanjutkan. “Kami sangat merespons dan mengapresiasi kegiatan ini yang luar biasa. Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi berlanjut dengan program-program lain, sehingga para guru SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Sragen dapat terus berkolaborasi dengan UMS. Semoga Allah meridai semua kegiatan kita, menjadikannya sukses, membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat,” ujarnya.

Kepala SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon juga menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya atas pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Ia menilai bahwa kerja sama dengan UMS akan memberikan manfaat besar bagi amal usaha Muhammadiyah di Kabupaten Sragen, khususnya bagi sekolah yang dipimpinnya. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi perkembangan sekolah kami dan menjadi inspirasi untuk terus berbuat kebaikan. Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain, agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik di hari esok.

Nuqthy Faiziyah, S.Pd., M.Pd., selaku ketua tim berharap melalui pengabdian ini yang diawali dari para guru mitra dapat memberi dampak positif keseluruh guru-guru lain di Sragen untuk pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan memanfaatkan teknologi.

“Harapan kami, dimulainya STEAM Community dari para guru mitra akan menjadi langkah awal yang mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi guru-guru lain di Sragen untuk terus berinovasi dalam pembelajaran”. (Nabilah Annisa’/Asisten Laboratorium)