Klaten – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam proses penyusunan asesmen. Menyikapi perubahan tersebut, dosen Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Workshop Penguatan Literasi Statistik dan Manajemen Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Penyelesaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi guru SMA/SMK/MA se-Kabupaten Klaten pada Kamis (26/6/2026).
Workshop yang terlaksana melalui kerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMS dalam meningkatkan kapasitas guru untuk menghadapi transformasi asesmen di era digital. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang responsif terhadap kemajuan teknologi.

Pada sesi pertama, Annisa Swastika, M.Pd. menyampaikan materi bertajuk “Pendampingan Guru SMA/Sederajat dalam Merancang Soal TKA Berbasis Literasi Statistik”. Dalam paparannya, peserta dikenalkan pada berbagai aspek pemanfaatan AI di bidang pendidikan, mulai dari konsep dasar, etika penggunaan AI oleh pendidik, hingga strategi prompt engineering untuk menghasilkan soal yang selaras dengan capaian pembelajaran.
Selain itu, peserta memperoleh pendampingan dalam memanfaatkan AI sebagai pendukung penyusunan indikator, pengembangan stimulus kontekstual, serta perancangan soal yang dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS). Topik ini dinilai sangat relevan di tengah semakin luasnya penggunaan AI generatif di dunia pendidikan yang perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis guru.

Selanjutnya, Adi Nurcahyo, M.Pd. menyampaikan materi berjudul “Pemanfaatan Teknologi dan Manajemen Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Penyelesaian Soal-soal TKA”. Pada sesi praktik, peserta dibimbing untuk menyusun kisi-kisi, membuat soal dengan bantuan AI, melakukan validasi kualitas butir soal, serta menganalisis hasil keluaran AI agar tetap sesuai dengan prinsip penyusunan asesmen yang baik.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber menekankan bahwa kehadiran AI bukan untuk menggantikan guru, melainkan sebagai sarana yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Peran guru tetap sangat penting sebagai perancang, penelaah, sekaligus validator utama dalam menjamin mutu dan validitas instrumen penilaian.
Selama workshop berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Guru-guru aktif berdiskusi mengenai berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika, sekaligus berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mengembangkan asesmen yang lebih efektif dan efisien. Melalui kegiatan ini, peserta semakin memahami bahwa pemanfaatan AI secara tepat dapat mendukung produktivitas guru tanpa mengurangi profesionalisme maupun tanggung jawab akademik.
Pada penghujung kegiatan, peserta diminta memberikan umpan balik melalui survei evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengharapkan adanya pendampingan lanjutan, khususnya terkait pengembangan bank soal berbasis AI, analisis kualitas butir soal, serta inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi.
Harapan tersebut sejalan dengan komitmen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMS untuk terus berkontribusi dalam transformasi pendidikan melalui penguatan kompetensi guru di era digital. Pendampingan yang berkesinambungan diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan pengabdian ini, guru matematika SMA/SMK/MA se-Kabupaten Klaten diharapkan semakin siap menghadapi dinamika sistem asesmen nasional serta mampu memanfaatkan Artificial Intelligence secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menyusun soal Tes Kemampuan Akademik yang berkualitas.

